Cara Kerja Alarm Kebakaran harga instalasi smoke detector 2021

Alarm kebakaran banyak digunakan untuk mengimbuhkan peringatan otomatis mengenai kebakaran yang terjadi. Saat ini, alarm kebakaran tidak cuma digunakan di gedung-gedung tinggi, tetapi terhitung di gedung-gedung kecil yang mencermati segi keselamatan. Cara Kerja Alarm Kebakaran secara simpel adalah sebagai berikut: Alat ini dapat megeluarkan signal berwujud suara alarm dan indikasi lampu menyala apabila detektor mendapatkan tidak benar satu atau sebagian sinyal kebakaran, apabila api, asap, gas, maupun panas. Alarm kebakaran ini mempunyai sebagian buah proses yang berbeda, yaitu proses konvensional, proses addressabled an proses semi addressable. Nah, bagaimana langkah kerja kedua proses alarm kebakaran ini?

Cara Kerja Alarm Kebakaran Konvensional
Sistem konvensional merupakan proses alarm kebakaran paling sederhana. Alarm kebakaran dan langkah kerjanya menggunakan kabel isikan dua yang menghubungkan detektor dengan panel kontrol utama. Sistem ini berwujud pararel, bermakna detektor yang dipasang kudu mempunyai titik awal dan titik akhir. Kesatuan proses berasal dari titik awah sampai akhir ini disebut zone. Sebuah zone kebanyakan terdiri berasal dari sebagian detektor kebakaran. Apabila detektor mendeteksi tanda-tanda kebakaran, ia dapat mengirimkan signal berwujud nyala lampu pada zone lokasi kebakaran dan membunyikan alarm. Salah satu kelemahan berasal dari proses ini adalah, alarm cuma dapat mengimbuhkan Info lokasi zone tanpa sadar detektor mana yang mengirimkan signal. Akibatnya lokasi kebakaran masih belum diketahui secara detail. Pada gedung yang menggunakan proses alarm kebakaran konvensional sebaiknya mengakibatkan satu zone pada tiap-tiap lantai.

Cara Kerja Alarm Kebakaran Addressable hubungi kami
Sistem addressable merupakan proses yang menempatkan ID (address) pada detektor kebakarannya. Alarm kebakaran dan langkah kerjanya lebih enteng dibandingkan dengan proses konvensional. Pada proses ini, detektor yang dipasang mengakses segera dengan kontrol utama. Dengan teknologi dukungan alamat pada tiap-tiap detektor, maka, saat terjadi kebakaran, ia dapat segera mengirimkan alarm dan signal lampu detektor mana yang mengirimkan. Kelebihan berasal dari proses ini adalah kemudahan yang didapatkan didalam memilih letak akurat kebakaran. Saat kebakaran, perihal ini amat penting, gara-gara bisa segera sadar jalan evakuasi yang pas dan juga memperpanjang saat evakuasi.

Sistem yang paling akhir adalah proses semi-addressable. Sistem ini adalah paduan berasal dari proses konvensional dan proses addresable. Alarm kebakaran dan langkah kerjanya sama sekali dengan proses konvensional. Hanya saja pada proses semi addressable disematkan teknologi control module yang tersambung dengan detektor pada tiap-tiap loop. Kelebihan berasal dari proses ini adalah bisa lebih banyak menghandle detektor daripada menggunakan panel konvensional yang mempunyai keterbatasan pada tiap-tiap zonenya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *